Tampilkan postingan dengan label Sistem Pengapian Motor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sistem Pengapian Motor. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 Februari 2017

Pengertian Warna Kabel Spull Motor Honda Grand Sekaligus Fungsinya




 Warna Kabel Spull Motor Honda Grand
Warna Kabel Spull Motor Honda Grand
Di setiap spull sepeda motor pasti tidak terlepas dari kabel sebagai perantara arus atau penghubung arus dari yang satu ke lainnya, dan kabel tersebut memiliki warna yang berbeda-beda. Untuk itu saya akan jelaskan pengertian warna kabel spull motor Honda grand sekaligus fungsinya supaya didalam proses mempraktekkannya akan mudah dipahami dengan benar.

Spull motor Honda grand memiliki persamaan warna kabel pada spull motor Honda Astrea 800, Asrea Star, Astrea Prima, Honda win, Supra, Astrea Legenda, Supra X, Supra Fit, Fit X/S, jadi jika anda mengetahui pengertian warna kabel spull motor Honda Grand sekaligus fungsinya melalui uraian atau penjelasan yang saya tuangkan di bawah ini, saya yakin anda akan menguasai keseluruhan dalam prakteknya untuk motor yang telah saya sebutkan diatas. Jadi mohon perhatikan dan sekaligus untuk menguasai penjelasannya ya melalui artikel blog Bengkel sepeda motor di bawah ini!!

Oke, untuk mempersingkat waktu dan supaya anda tidak bosan membacanya karena terlampau panjang lebar kata-kata saya, kita langsung saja pada intinya yaitu pengertian warna kabel spull motor Honda grand sekaligus fungsinya di bawah ini.

Uraian Tentang Pengertian Warna Kabel Spull Motor Honda Grand Sekaligus Fungsinya




Kabel spull motor Honda grand ada 4 dan warnanya berbeda beda, setiap kabel memiliki fungsi yang berbeda-beda tetapi saling membutuhkan atau ketergantungan antara satu dengan lainnya, dalam arti jika salah satu tidak berfungsi maka otomatis fungsi yang lainnya tidak akan sempurna. Warna kabel spull motor Honda grand tersebut antara lain:

1. Warna kabel Hitam list merah       
Warna kabel hitam list merah dari spull motor Honda grand berfungsi sebagai kabel arus awal pada system pengapian sepeda motor Honda tersebut.

2. Warna kabel Kuning      
Warna kabel kuning dari spull motor Honda gand berfungsi sebagai arus awal dari lampu penerangan motor.

3. Warna kabel Putih      
Warna kabel putih dari spull motor Honda grand berfungsi sebagai arus awal untuk Cas.

4. Warna kabel Biru list putih         
Warna kabel biru list putih dari spull motor grand berfungsi sebagai fulser, yang menormalkan atau menstabilkan system pengapian pada sepeda motor Honda grand tersebut.

Untuk pemeriksaan pada setiap kabel tersebut diatas bagus tidaknya atau berfungsi tidaknya adalah dengan menempelkan kabel tersebut ke bagian massa body sepeda motor sambil memutar mesin dengan mengengkol(kick starter), jika percikan api keluar dan ada berarti berfungsi tetapi jika di setiap kabel atau salah satunya tidak mengeluarkan percikan apinya saat di cek berarti kemungkinan rusak spullnya.



Berbeda dengan pemeriksaan pada fulser, secara kasat mata tidak ketahuan berfungsi tidaknya jika kita periksa atau cek dengan mempraktekkan seperti di atas, kita harus memerlukan alat bantu yang di sebut tester untuk mendiagnosa kebenarannya, jia anda menggeluti dunia bengkel dan berfrofesi sebagai mekanik bengkel, usahakan harus menyediakan alat bantu tester ini ya, supaya dapat memudahkan proses praktek kerja seperti pemeriksaan berfungsi tidaknya fulser motor.

Artikel lain yang mungkin anda perlu baca antara lain:
1. Rangkaian Sistem Pengapian Sepeda Motor Untuk Yamaha
2. Sistem dan Fungsi Pengapian sepeda motor honda 4 Tak
3. Proses Pemeriksaan Untuk Menghidupkan Lampu Sein Motor

Demikianlah pengertian warna kabel spull motor Honda grand sekaligus fungsinya dan juga untuk penjelasan proses pemeriksaan untuk mengetahui bagus tidaknya setiap jalur kabel yang ada, mudah-mudahan bermanfaat bagi setiap yang membacanya, dan jangan lupa bagikan informasi ini kepada teman-teman lainnya.

Terimakasih.

Selasa, 31 Januari 2017

Penjelasan Lengkap Rangkaian Sistem Pengapian Sepeda Motor Untuk Yamaha



 Rangkaian sistem pengapian sepeda motor untuk yamaha
Rangkaian sistem pengapian sepeda motor yamaha
Bengkel sepeda motor kali ini, akan memberitahukan ilmu yang sangat berarti tentang penjelasan lengkap rangkaian sistem pengapian sepeda motor untuk Yamaha, sebagai panduan yang dapat memudahkan anda jika mengalami kesulitan dalam proses pemeriksaan pada sewaktu waktu anda diperhadapkan dengan permasalahan pada salah satu rangkaian sistem pengapian sepeda motor untuk Yamaha.
Dan yang lebih berarti dari penjelasan lengkap rangkaian sistem pengapian sepeda motor untuk yamaha ini, tidak menutup kemungkinan untuk dijadikan pedoman pada setiap jenis motor lainnya seperti Motor Honda, Suzuki dan Kawasaki karena jika kita amati bersama, hanya warna kabel yang membedakan fungsinya, untuk itu saya mengharapkan supaya anda benar-benar mengetahui salah satu rangkaian sistem pengapaian sepeda motor.

Motor 4 Tak dan juga motor 2 tak, tidak memiliki perbedaan pada rangkaian sistem pengapian, yang membedakannya adalah sistem kerja mesinnya, jadi anda jangan salah beranggapan bahwa ada perbedaan rangkaian sistem pengapian sepeda motor 4 tak dan motor 2 tak.



Di penjelasan lengkap rangkaian sistem pengapian sepeda motor untuk Yamaha ini yang menjadi pembahasan utama melalui blog Bengkel sepeda motor, akan saya beritahukan sesuai tahun pembuatan kendaraan dan hingga tahun pembuatan saat ini pada saat mempublikasikan artikel ini kepada pemirsa semua, supaya ada kemudahan dalam menentukan pekerjaan anda dalam mempraktekkan proses demi proses pemeriksaan apabila diperhadapkan pada permasalahan salah satu kelemahan atau keseluruhan rangkaian sistem pengapian sepeda motor untuk Yamaha.
Baiklah, saya anggap sudah cukup penjelasan dasar yang menjadikan suatu panduan yang berarti untuk memudahkan dalam proses pengetahuan sebelum pada pembahasan inti tentang penjelasan lengkap rangkaian sistem pengapian sepeda motor untuk yamaha.

Okey, kita langsung saja pada pembahasan intinya, supaya dapat terobati rasa penasaran anda tentang penjelasan lengkap system pengapian sepeda motor untuk Yamaha di bawah ini.

Beberapa Komponen Rangkaian Sistem Pengapian Sepeda Motor Untuk Yamaha




Rangkaian Sistem Pengapian Sepeda Motor Untuk Yamaha
Contoh Gbr Rangkaian Sistem Pengapian Sepeda Motor
Apabila kita amati bersama ada perbedaan komponen sesuai fungsi dan langkah demi langkah proses pemeriksaan rangkaian sistem pengapian sepeda motor untuk Yamaha, ada yang memakai arus awal yang mengandalkan Spull dan ada juga pengapiannya yang harus dibantu oleh Aki/Batteray, dan untuk lebih detailnya, saya akan jelaskan satu per satu di antara kedua perbedaan tersebut pada rangkaian sistem pengapian sepeda motor untuk Yamaha yaitu: rangkaian sistem pengapian yang mengandalkan spull sebagai arus awal dan juga rangkaian sistem pengapian yang harus di bantu oleh Aki/Batteray.

1. Rangkaian sistem pengapian yang mengandalkan spull sebagai arus awal

Rangkaian sistem pengapian yang mengandalkan spull sebagai arus awal untuk motor Yamaha adalah Yamaha Fiz R, RX King RX Z, Cripton, Vega, Vega R Lama, Jupiter lama, komponen yang ada pada rangkaian system pengapian motor tersebut diatas sebagai berikut:

Spull Api
Spull api merupakan arus awal pada rangkaian sistem pengapian kendaraan bermotor dan terkhusus pada motor Yamaha Fiz R, RX King RX Z, Cripton, Vega, Vega R Lama, Jupiter lama, warna kabel arus pengapian dari spull untuk motor Yamaha Fiz R, RX King RX Z adalah warna Hitam list Merah, dan untuk motor Yamaha Cripton, Vega, Vega R Lama, Jupiter lama adalah warna kabelnya coklat
Untuk pemeriksaan bagus tidaknya spull motor pada kendaraan tersebut diatas adalah dengan memutar mesin dengan cara mengengkol (kick starter) dan menempelkan kabel arus api dari spull yang tadi ke massa atau sasis motor, apabila ada percikan apinya berarti spull tersebut masih berfungsi dalam kinerja komponen pengapiannya ,tetapi jika tidak ada percikan apinya berarti spull apinya rusak. Anda yang mengambil keputusan setelah pengecekan sesuai dengan cara diatas dan proses ini bisa dilakukan tanpa menghidupkan kunci kontak.

Fulser
Fulser merupakan komponen rangkaian sistem pengapian yang berfungsi menstabilkan pengapian yang masuk ke CDI. Untuk melakukan pemeriksaan pada fulser ini bagus tidaknya usahakan menggunakan alat bantu yaitu tester, karena tidak bisa diketahui dengan kasat mata bagus tidaknya fulser tersebut, warna kabel fulser ini adalah putih list biru untuk api dan massa putih list merah.

Kunci Kontak
Kunci kontak merupakan komponen rangkaian sistem pengapian sepeda motor untuk Yamaha yang menghubungkan arus api dari spull ke kunci CDI dan sekaligus pemutus hubungan api spull ke CDI, jika anda merasa yakin dalam proses pengecekan dari spull dan colokan kabel di kunci kontak terpasang sekarang perhatikan warna kabel di kunci kontak hitam list merah, itu menandakan bahwa kabel tersebut berfungsi untuk mentransfer arus api spull ke CDI setelah dihidupkan (ON) kunci kontak, dan usahakan kunci kontak ini harus berfungsi ya.

CDI Motor
CDI motor merupakan terminal keseluruhan pengapian dari spull dan fulser yang selanjutnya mentransfer arus api berikutnya ke Coil, dan cara pengecekan CDI Motor untuk Yamaha ini bagus tidaknya adalah dengan soket kabel CDI usahakan telah terpasang, kemudian kunci kontak dalam posisi ON, setelah itu sambil mengengkol (kick starter) cek api keluar dari arus CDI yang menuju ke arus Coil, warna kabelnya Orange, dan biasanya percikan apinya lebih kuat dan itu menandakan CDInya bagus, dan jika keluar percikan api keci dan sangat kecil berarti kemungkinan CDInya Lemah atau rusak.

Coil Motor
Coil merupakan rangkaian sistem pengapian sepeda motor untuk Yamaha yang menerima arus api dari CDI dan langsung mentransfer arus api pada kepala busi dan busi, bentuk kabel coil adalah tebal dengan lapisan hitam, Kalau coil motor masih berfungsi maka biasanya akan mengeluarkan percikan api yang kuat, usahakan cara mengeceknya jangan terlalu dekat kabel tersebut dengan massa, anda bisa atur jaraknya sekitar 1 cm dari massa, bentuk percikan api yang bagus yang dikeluarkan oleh arus dari Coil adalah Putih mengkilat seperti warna petir dan minimal dapat mencapai jarak percikan apinya hingga 1 cm s/d 1 ½ cm.

Kepala Busi
Kepala busi merupakan tempat untuk mengamankan Busi ,seperti terkena hujan dan tidak mudah lepas kabel coil yang terpasang ke busi.

Busi Motor
Busi motor merupakan alat terakhir komponen rangkaian sistem pengapian sepeda motor untuk Yamaha dan jenis kendaraan bermotor apapun.
Itulah penjelasan lengkap rangkaian sistem pengapian sepeda motor untuk Yamaha yang memiliki arus awal yang mengandalkan spull, mudah-mudahan dapat membantu anda untuk proses pengecekan yang benar dan mudah melalui penjelasan diatas.

2. Rangkaian sistem pengapian yang harus di bantu oleh Aki/Batteray

Untuk penjelasan rangkaian sistem pengapian yang memerlukan bantuan tenaga aki/batteray pada sepeda motor untuk  jenis Yamaha diantaranya adalah Jupiter Burung hantu, Vega R new, scorpio, vixion dan keseluruhan motor Yamaha diatas tahun pembuatan 2010 hingga saat sekarang memiliki perbedaan komponen sistem pengapian dengan poin nomor satu penjelasan diatas, tetapi tidak begitu sulit untuk mengetahuinya jika kita telah memahami bagian poin penjelasan di nomor 1 tadi.
Untuk lebih jelasnya, saya akan uraikan di bawah ini tentang perbedaan yang ada, antara lain:

Spull Cas
Spull cas pada beberapa motor yang saya sebutkan diatas dan terlebih pada motor Yamaha terbaru sekarang ini, merupakan komponen rangkaian sistem pengapian yang menjadi awal arus api pada kendaraan tersebut yang mengalirkan arus api lanjutan ke kiprok, fungsi dari spull cas ini adalah sebagai arus awal untuk membantu sepenuhnya pengecasan aki/batteray pada sepeda motor saat hidup, jika tidak ada spull cas, maka aki apa saja yang termahal dan terbaik menurut pembuatan pabrik, tidak akan awet dan bertahan lama alias cepat soak akinya. Jadi usahakan spull cas harus berfungsi. Warna kabel spull cas adalah Kuning dan Putih, arus api kabel warna kuning untuk penerangan dan arus api warna putih untuk spul cas yang masuk ke kiprok (regulator). Untuk cara mengecek pengapian spull cas kendaraan ini bagus tidaknya sama persis mempraktekkannya seperti pada poin nomor satu, hanya saja yang membedakan adalah warna kabelnya, dan juga percikan api lumayan besar dibandingkan pada percikan spull api, warna kabel yang di cek adalah warna putih. Jika ada pecikan api eperti yang saya jelaskan diatas berarti spull casnya bagus dan jika tidak ada berarti spull casnya ada yang putus atau kemungkinan rusak.

Fulser
Untuk Fulser  sama penjelasannya dengan poin nomor 1, coba di baca lagi ya.

Kiprok
Merupakan alat yang berfungsi untuk mengecas aki/batteray sebagai proses lanjutan setelah spull casnya berfungsi, di kabel colokan kiprok ada warna merah sebagai arus langsung ke aki/batteray  dan usahakan percikan apinya harus keluar saat di cek, kalau tidak berarti kiproknya rusak, ada kabel warna hitam(massa), kabel warna putih sebagai spull cas dan kabel warna kuning yang harus masuk terlebih dahulu ke kiprok untuk membatasi arus lebih pada penerangan, karena jika tidak melalui kiprok terlebih dahulu, maka jangan harap bohlam lampu untuk penerangan akan awet dan tahan lama (mudah putus/mutung bohlam lampu)

Kunci kontak
Penjelasan rangkaian sistem dan prosesnya sama dengan uraian pada poin nomor satu diatas tentang kunci kontak.

CDI Motor
Begitu juga dengan Penjelasan CDI Motor, sama penjelasannya dengan poin nomor 1 diatas hanya saja ada arus aki yang langsung ke CDI, dan arus aki ini berfungsi setelah kunci kontak dalam posisi ON warna kabelnya warna Orange.

Coil Motor
Dan untuk penjelasan Coil Motor, sama penjelasannya diatas.

Kepala Busi dan Busi
Juga tidak ada perbedaan seperti yang saya jelaskan diatas keterangannya.

Keseluruhan diatas merupakan penjelasan yang sangat berarti untuk dipedomani sebagai panduan dalam mempraktekkannya, dan saya yakin bahwa penjelasan lengkap rangkaian sistem pengapian sepeda motor untuk Yamaha ini, setelah keseluruhan anda telah menguasainya, maka untuk mempraktekkan pada jenis motor lainnya seperti Honda, Suzuki dan Kawasaki akan menjadi mudah.

Artikel lain yang berkaitan dengan penjelasan judul postingan diatas adalah
1. Proses pemeriksaan pengapian CDI motor shogun rusak tidaknya
2. Sistem dan fungsi pengapian sepeda motor honda 4 tak
3. Lampu sein motor pada pemeriksaan yang benar
4. Lampu depan motor honda pada pemeriksaan awal hingga hidup

Untuk sobat semua, apabila artikel penjelasan lengkap rangkaian sistem pengapian sepeda motor untuk Yamaha ini terbaik menurut anda, jangan lupa untuk di sharekan pada teman lainnya.

Sekian dan terimakasih.

Senin, 18 Juli 2016

Proses Pemeriksaan Pengapian CDI Motor Shogun 110 Rusak Tidaknya


 Pengapian CDI Motor Shogun 110
CDI Motor Shogun 110
Proses pemeriksaan pengapian CDI Motor Shogun 110  rusak tidaknya, merupakan hal yang sangat penting untuk dipahami pada setiap mekanik bengkel dan tidak menutup kemungkinan pada setiap yang memiliki kendaraan bermotor, karena kita tidak tahu dimana tempat, kapan motor kita akan mengalami kerusakan dan terlebih kerusakan pada CDI motor khususnya motor shogun 110. Sebelum saya lanjutkan, ada baiknya kita mengerti apa fungsi CDI pada sepeda motor. Dimana kita ketahui bahwa CDI merupakan salah satu bagian yang tidak bisa dipisahkan atau ditiadakan pada pengapian sepeda motor yang berfungsi untuk menghantar percikan spool pengapian menjadi tegangan yang lebih tinggi yang mentransfer pengapian tersebut ke Coil dan dilanjutkan ke Busi menjadi percikan api yang normal dan stabil, kalau kita amati bahwa sama fungsinya dengan condensor yang masih memakai sistem pengapian memakai Platina, cuma dengan kecanggihan alat sparepart yang diciptakan sekarang ini menjadi lebih mudah proses pengaturan pengapiannya karena tidak perlu ada setting platina lagi, dengan arti langsung CDI dibuat lebih sempurna dari sebelumnya, makanya setiap mekanik motor diharuskan mengerti Proses pemeriksaan pengapian CDI Motor Shogun 110  rusak tidaknya dan tidak menutup kemungkinan bagi setiap pengendara bermotor.


Ada beberapa hal yang harus diperhatikan jika ingin mengetahui kerusakan pada sepeda motor khususnya CDI motor supaya benar dan terbukti bahwa CDInya yang rusak, saya mengharapkan nantinya setelah saya uraikan setiap tahap demi tahap jangan sampai ada yang terlampaui, karena ini adalah rincian lengkap sesuai dengan pengalaman saya tentang Proses pemeriksaan pengapian CDI Motor Shogun 110  rusak tidaknya, saya yakin melalui penjelasan ini, anda akan segera mengetahuinya.

Tahap Demi Tahap Pemeriksaan Pengapian CDI Motor Shogun 110 Rusak Tidaknya


Sistem Pengapian CDI Motor Shogun 110
Sesuai penjelasan dibawah ini saya akan uraikan satu per satu setiap tahap yang dilakukan pada Proses pemeriksaan pengapian CDI Motor Shogun 110  rusak tidaknya, Antara lain:

1. Untuk memulai proses pemeriksaan pengapian ada tidaknya pada motor tersebut kita langsung buka palak busi dan tempelkan kabel Coil ke massa/body dengan memberi jarak kabel Coil dengan Massa # 1/2 cm, jika percikan apinya ada maka pengapian motor bagus, dan jika tidak ada maka proses pemeriksaan selanjutnya kita lakukan, Proses ini dilakukan hanya untuk memastikan saya ya!!.

2. Jika di tahap awal tidak menimbulkan percikan api, maka lakukan pemeriksaan dimulai dari spool. Dari pengapian spool coba periksa kabel warna putih untuk api cas dan warna kuning untuk lampu, pastikan bahwa percikan api ada, lakukan pengecekan percikan api seperti di poin nomor 1 sambil engkol(kick starter) dalam posisi mesin berputar.

3. Jika percikan api ada maka proses selanjutnya adalah pemeriksaan kabel yang keluar dari colokan kiprok(regulator), mohon dipastikan bahwa colokan kabel kiprok terpasang. Kemudian periksa kabel warna merah apakah mengeluarkan percikan api atau tidak, pemeriksaan percikan api sama prosesnya seperti tahap sebelumnya. Seandainya pecikan apinya tidak ada maka mohon ganti kiproknya dan jika ada percikan apinya maka kita lanjut ke proses berikutnya. Catatan tentang kabel warna merah dari kiprok adalah untuk mengecas aki dan juga kabel tersebut yang menuju ke kunci kontak ON OF motor.

4. Proses berikutnya setelah kabel warna merah ada percikan api adalah hidupkan Kunci kontak(ON), kemudian coba cek kabel warna orange yang ada di kunci kontak, lakukan pengecekan seperti tahap-tahap sebelumnya, jika tidak ada percikan api maka berarti Kunci kontaknya rusak, dan jika dipastikan ada percikan api maka kita lanjutkan dengan proses berikutnya.

5. Selanjutnya adalah langsung kita masuk pada colokan kabel yang ada di CDI shogun 110, dimana proses ini adalah coba periksa kabel warna orange di colokan CDI shogun110 tersebut, jika tidak menimbulkan percikan api berarti kabelnya ada yang putus tengah, tetapi jika percikan api ada berarti anda telah sukses dari setiap tahap yang telah saya uraikan tersebut.

6. Tahap selanjutnya adalah pemeriksaan warna kabel colokan CDI, untuk pemeriksaan ini harus dipastikan bahwa colokan kabel ke CDI sudah terpasang dan kemudian coba anda periksa percikan api di kabel warna Biru list Putih yang menuju ke Coil, Jika percikan apinya tidak ada maka berarti CDInya Rusak dan saran saya jangan ditunda lagi untuk menggantinya dengan CDI yang Baru dan usahakan Beli CDI merek SGP atau setidaknya merek Indopart supaya tahan lama dalam pemakaiannya. Dan tidak menutup kemungkinan jika percikan apinya ada di kabel warna biru list putih maka sesuai dengan proses pemeriksaan di poin nomor satu tidak bisa dielakkan lagi bahwa positif Coil yang Rusak pada motor shogun 110 tersebut.

Saya yakin dengan uraian penjelasan diatas sangat tidak mempersulit pemahaman anda dan saya yakin dengan melakukan setiap proses tahap demi tahap diatas maka proses pemeriksaan pengapian CDI Motor shogun 110 rusak tidaknya akan terjawab kepastiannya.
Beberapa artikel yang berhubungan dengan pengapian Motor bisa anda baca disini, antara lain:
1. Rangkaian Pemeriksaan Lampu depan Motor Honda
2.  Rangkaian Pemeriksaan Lampu Sein Motor Honda
3. Sistem dan fungsi pengapian sepeda motor Honda 4 Tak
4. Penjelasan lengkap Rangkaian sistem pengapian sepeda motor untuk yamaha

Demikianlah artikel Proses pemeriksaan pengapian CDI Motor Shogun 110  rusak tidaknya, mudah-mudahan bisa membantu bagi setiap pembaca. 

Kamis, 27 Agustus 2015

Sistem dan Fungsi Pengapian Sepeda Motor Honda 4Tak


 Gambar Lengkap Sistem Pengapian
Sistem Pengapian Honda 4Tak
Pada Blog Bengkel sepeda motor kali ini saya akan menjelaskan Sistem dan Fungsi pengapian sepeda motor honda 4Tak yang Mudah dalam mempraktekkannya karena menurut pengalaman saya kalau sudah kita kuasai sistem dan fungsi pengapian Honda 4Tak, maka untuk jenis kendaraan yang lain tidak akan sulit untuk memahami sistem dan fungsi pengapiannya.

Sistem dan Fungsi Pengapian Sepeda Motor Honda 4Tak sangat berbeda dengan sistem pengapian pada motor Suzuki atau Yamaha, itu bisa dilihat dari warna kabelnya dan juga fungsinya tetapi yang membuat sama adalah sistem cara kerjanya karena kalau kita bisa menguasai salah satu sistem pengapian dari antara jenis motor Honda, Suzuki dan Yamaha tersebut , otomatis kita akan mudah memahami sistem dan fungsi pengapian motor-motor yang lain.

Semenjak tahun 1990 Pengapian kendaraan bermotor Honda 4Tak sudah menggunakan pengapian Elektrik atau Pengapian CDI yang mengandalkan Spull pengapian sebagai arus awal dan kemudian setelah diproduksinya motor GL Pro Neotech sekitar tahun 1996 sistem pengapian pada motor ini terjadi perubahan ialah pengapiannya harus dibantu dengan menggunakan Aki/Batray. jadi sebelum saya jelaskan lebih lanjut tentang sistem dan fungsi pengapian sepeda motor 4Tak ini harus benar-benar dipahami supaya mudah kita memproses atau mengecek sistem dan fungsinya.

Sesuai dengan penjelasan saya diatas adanya perbedaan Sistem dan fungsi pengapian sepeda motor 4Tak menurut tahun pembuatannya, untuk itu saya akan rincikan satu persatu bagaimana sistem pengapian CDI yang mengandalkan Spull Pengapian sebagai arus awal dan Bagaimana juga sistem pengapian dengan menggunakan Aki/Batray.

Sistem dan fungsi pengapian sepeda motor 4Tak dengan Mengandalkan Spull sebagai awal Arus Api


Sistem dan fungsi Pengapian sepeda motor 4Tak dengan mengandalkan Spull sebagai awal arus adalah terdiri dari beberapa komponen sistem pengapian yaitu Spull Pengapian-Fulser-Kunci kontak- CDI- Coil-kepala Busi dan Busi, itulah komponen sistem pengapiannya. Baiklah saya akan jelaskan Cara mengecek Sistem pengapian motor Honda 4Tak.


Setelah kita mengecek bahwa percikan api yang disalurkan ke busi tidak ada, itu berarti salah satu dari sistem pengapian ada yang tidak berfungsi, jadi kita harus memulai mengecek sistem pengapaian dari awal antara lain:
1. Spull Api
Cara memeriksanya sambil mengengkol supaya mesin dalam posisi berputar Ya, Warna kabel spull api pada motor Honda 4Tak adalah warna Hitam list Merah, coba diperiksa dengan menempelkan Kabel warna tersebut dari spull kebagian Massa, kalau cara saya biasanya menempelkan ke mesin atau Rangka mesin, selanjutnya dengan sambil mengengkol coba lihat kabel tersebut kira-kira mengeluarkan percikan api tidak, kalau apinya ada berarti spull perapian tersebut bagus, tetapi kalau tidak ada berarti Spullnya yang Tidak berfungsi alias Rusak. Jadi Proses tersebut langsung bisa menyimpulkan Rusak tidaknya Spull api motor Honda 4Tak.
2. Fulser
Fulser Gunanya untuk Menstabilkan Pengapian yang masuk ke CDI, Cara meriksa rusak tidaknya alat ini dengan memakai alt bantu yaitu Tester karena tidak kelihatan kalau dicek secara manual sebab percikan api pada Fulser tidak ada dan sesuai dengan pengalaman saya jarak terjadi kerusakan pada sistem alat ini.
3. Kunci Kontak
Setelah kita mengetahui bawa sistem perapian dari spull bagus, langsung cek kunci kontak karena kunci kontak pada motor Honda 4Tak adalah yang menghubungkan saluran perapian dari spull ke CDI, cara memeriksa kunci kontak berfungsi atau tidak adalah dengan posisi kunci kontak dalam posisi ON coba cek kabel warna hitam list putih yang ada di colokan CDI kira kira mengeluarkan percikan api tidak posisi memeriksanya jangan lupa sambil mengengkol supaya mesin berputar, kalau mengeluarkan percikan api berarti kunci kontaknya Bagus tetapi kalau tidak berarti Kunci kontaknya yang Rusak, jadi proses pemeriksaan yang menentukan.
4. CDI
setelah kita proses Spull ternyata bagus dan Kunci kontak juga bagus, proses selanjutnya adalah Pengecekan terhadap sistem perapian dari CDI, caranya adalah Posisi Colokan Kabel yang masuk ke CDI jangan dilepas Ya......Coba cek warna kabel Hitam list Kuning dengan menempelkan kabel tersebut kesalahsatu bagian massa dengan posisi ngeceknya sambil mesin diengkol, Kalau CDInya berfungsi maka akan mengeluarkan percikan api yang besar tapi kalau tidak berfungsi atau percikan apinya tidak keluar maka berarti CDInya rusak. Jadi proses pemeriksaan yang menentukan.
5. Coil
Jika dari beberapa sistem pengapian yang saya jelaskan diatas semuanya bagus maka proses pemeriksaan selanjutnya adalah Coil, caranya adalah usahakan warna kabel Hitam list Kuning terpasang ke Coil
setelah itu Coba Periksa kabel Coil yang disalurkan ke kepala busi atau ke busi dengan bentuk kabel yang dilapisi lapisan warna hitam tebal dengan sambil mengengkol, kalau Coil berfungsi maka akan mengeluarkan percikan api yang kuat, usahakan cara ngeceknya jangan terlampau dekat kabel tersebut dengan massa, jauhkan jaraknya berkisar 1cm dari massa dan usahakan kabel Coil tersebut disaat ngeceknya pegang kuat-kuat karena bisa-bisa anda terkejut dengan sentrumannya, tetapi kalau tidak mengeluarkan api maka berarti Coilnya Rusak, jadi proses pemeriksaan yang menentukan.
6. Kepala Busi
Sebenarnya Kepala busi gampang ngeceknya kalau bagus tidaknya yaitu jika setelah semua proses diatas ternyata bagus semua maka coba periksa kepala busi dengan memasang busi kendaraan tersebut ke kepala busi, kalu kepala businya berfungsi maka Busi pasti Mengeluarkan api tetapi kalau tidak maka busi tidak akan mengeluarkan api, ini proses pemeriksaannya posisi Busi masih Bagus, cara lainnya untuk melihat kepala busi bagus atau tidak, setelah kita lakukan cara tersebut diatas ternyata Busi tidak mengeluarkan api padahal Busi masih bagus adalah Coba jangan dipasang dulu kepala busi tetapi usahakan Busi yang langsung ke Coil atau dari Coil ke Busi, kalau Busi mengeluarkan api dengan posisi sebelumnya waktu dipasang kepala busi tidak mengeluarkan api berarti kepala businya Rusak, jadi proses pemeriksaan yang menentukan.
7. Busi
Setelah proses semuanya yang saya jelaskan diatas dalam posisi bagus sekarang tinggal busi yang di Cek, jadi jika businya bagus maka akan mengeluarkan percikan api dan jika rusak maka apinya tidak ada, jadi proses pemeriksaan yang menentukannya
Catatan untuk di ingat
Jangan mau membodohi dan jangan mau di bodohi, kerusakan pengapian pada kendaraan bermotor Anda tidak sekaligus Rusak pada waktu yang bersamaan tetapi hanya salah satu diantara yang saya jelaskan diatas yang tidak berfungsi sistem pengapiannya, jadi mohon ini harus diingat.

Sistem dan Fungsi pengapian dengan menggunakan Aki/Batray


 Sistem dan Fungsi Pengapian Sepeda Motor Honda 4Tak
Sistem dan Fungsi Pengapian menggunakan Aki/Batray
Sesuai dengat keterangan saya diatas bahwa Sistem dan Fungsi Pengapian Sepeda Motor Honda 4Tak, ada dua sistem kerja dan fungsinya yang mana telah saya uraikan diatas sistem pengapian dengan menggunakan Spull api sebagai awal api dan berikut ini saya akan jelaskan Sistem dan Fungsi pengapian dengan menggunakan Aki/Batray yang terdiri dari beberapa komponen yang harus di pahami, antara lain Spull Cas-Fulser-Kiprok-Aki/Batray-Kunci kontak-CDI-Coil-Kepala Busi dan Busi, Oke saya akan jelaskan satu persatu antara lain:
1. Spull Cas
Di sinilah perbedaan pengapiannya dengan sistem dan fungsi perapian yang pertama yang telah saya jelaskan di atas, kalau sistem pengapian dengan menggunakan bantuan Aki/Batray Spull Hanya berfungsi untuk menyalurkan api ke Kiprok, Tanpa menggunakan Spull cas ini Pun Posisi Kendaraan Bermotor Bisa Hidup tetapi Dengan Catatan Akinya/Batray Kuat atau Baru, tetapi kelemahannya Aki Tidak bertahan lama Menyimpan api alias aki tersebut sehari dua hari Soak dan Motornya Tidak bisa hidup kembali, makanya Spull Cas sebagai sumber api awal harus ada untuk membantu pengisian Aki/Batray  yang di salurkan melalui kiprok dan itulah yang membuat Aki/Batray tersebut Tahan Lama. Cara mengecek pengapian spull cas kendaraan ini adalah Coba perhatikan di kabel spullnya ada dua kabel warna kuning dan warna putih, kabel warna putih ini coba di cek apinya apakah mengeluarkan percikan api atau tidak dengan posisi pengecekan sambil di stater atau di engkol, kalau mengeluarkan api berarti spull casnya bagus tetapi kalau tidak maka otomatis spull casnya rusak, jadi proses pemeriksaan yang menentukan.
2. Fulser
Fulser sama penjelasannya dengan keterangan yang sudah saya uraikan di atas, jadi tolong dibaca kembali.
3.Kiprok
Kiprok memiliki colokan warna kabel 4 warna antara lain warna Kuning fungsinya untuk menetralkan saluran api yang menuju ke Lampu kendaraan tersebut supaya tidak putus, warna putih fungsinya untuk membantu dalam pengecasan Aki/batray yang tersalur melalui kabel warna merah yang ada di colokan kabel Kiprok, warna merah fungsinya adalah mentrasfer api yang dialirkan melalui kabel warna putih yang ada di colokan kiprok dan warna hijau adalah massa. Jadi periksa warna Kabel warna merah dari colokan kiprok untuk memastikan keluar percikan api atau tidak, kalau keluar berarti bagus tetapi kalau tidak berarti kiproknya rusak, jadi proses pemeriksaan yang menentukan.
4. Kunci kontak
ini tidak perlu saya jelaskan lagi karna sistem dan fungsi pengapiannya sama dengan yang saya uruaikan dengan penjelasan diatas. cuma yang membedakannya adalah setelah posisi ON kunci kontak coba periksa warna kabel yang ada di colokan CDInya dengan warna kabelnya warna Hitam mengeluarkan percikan api atau tidak, kalau apinya ada maka kunci kontaknya Bagus tetapi kalau tidak mengeluarkan percikan api di warna kabel hitam tersebut berarti Kunci kontaknya yang Rusak, jadi proses pemeriksaan yang menentukan.
5. CDI
CDI cara kerjanya sama dengan yang saya uraikan diatas sekaligus warna kabelnya, jadi jangan lupa untuk membacanya kembali.
6. Coil
Coil juga sama penjelasan dan caranya seperti yang saya uraikan diatas, jadi dibaca ulang ya!!
7 Kepala Busi dan Busi
Ini juga sama dengan penjelasan yang saya uraikan diatas, jadi tolong dibaca kembali Ya!!

Jangan Lupa untuk membaca Artikel terkait tentang tips bengkel sepeda motor, antara lain:
1. Penjelasan lengkap rangkaian sistem pengapian sepeda motor untuk yamaha
2. Tips tentang cara memperbaiki motor injeksi yang mogok
3. Tips tentang cara modifikasi Sepeda motor supaya lari kencang
4. Tips tentang cara memperbaiki sepeda motor yang mogok

Demikian artikel tentang sistem dan fungsi pengapian sepeda motor Honda 4Tak semoga bermanfaat.

Sekian dan selamat Mencoba.

Pengikut

Statistik