Kamis, 21 Juli 2016

Petunjuk Terbaik Pada Cara Kerja Dan Cara Merawat Mesin Motor Fuel Injection Secara Lengkap


 Jenis Mesin Motor Fuel Injection
Jenis Motor Fuel Injection FI
Ini adalah petunjuk terbaik pada cara kerja dan cara merawat mesin motor fuel injection secara lengkap dan sekaligus tentang cara kerja motor injction, yang merupakan inovasi terbaru pada sepeda motor. Dalam petunjuk ini tentu kita harus terlebih dahulu mengetahui apa yang dimaksud dengan Motor Fuel Injction? Jawabannya adalah suatu sistem yang menggunakan metode pencampuran bahan bakar dengan udara pada kendaraan bermotor untuk menghasilkan pembakaran yang sempurna sehingga lebih irit dalam mempergunakan bahan bakar pada motor tersebut. Teknologi terbaru ini pada sepeda motor itu dirilis karena bahan bakar minyak yang semakin mahal dan merupakan penerapan standar euro3 terbaru yang dirilis sejak pertengahan tahun 2013.

Melalui Bengkel sepeda motor kali ini akan mengatakan bahwa bagi setiap konsumen yang ingin memiliki atau menggunakan kendaraan bermotor fuel injection atau yang pada saat ini sudah memiliki kendaraan bermotor FI(fuel injection), jangan ada keraguan karena motor injection ini memiliki keuntungan akselerasi dan tenaga mesin yang sangat baik, konsumsi bahan bakar akan jauh lebih efisien dan emisi gas buang lebih ramah lingkungan, dan keefisiensi sistem injeksiini terletak pada bahan bakar disuplai sesuai kebutuhan mesin, menggunakan banyak sensor untuk memonitor kondisi mesin, dan sebuah unit kontrol elektronik (electronic control unit, ECU) untuk menghitung jumlah bahan bakar yang sesuai keperluan, itulah keunggulan yang di dapat dari mesin motor fuel injection sebelum kita lanjut pada petunjuk terbaik pada cara kerja dan cara merawat mesin motor fuel injection secara lengkap.
Ada beberapa hal yang menjadi keuntungan pada mesin motor fuel injection, antara lain:


1. Pembakarannya Lebih Sempurna
Kenapa saya katakan lebih sempurna, karena pembakaran untuk mesin injeksi sudah di kontrol langsung dengan perangkat elektronik dari pabrikan sehingga sudah sesuai standard ,dengan begitu motor yang menggunakan teknologi injeksi akan menghasilkan pembakaran yang jauh lebih sempurna dibandingkan dengan menggunakan karburator, dengan arti AFR telah disesuaikan otomatis sesuai kebutuhan pada motor, sedangkan pada mesin motor yang masih menggunakan karburator masih memerlukan penyetingan AFR yang pas. AFR artinya tentang keluarnya bahan bakar dan udara).

2. Bahan Bakar Minyak Lebih Irit
Tentu karena pembakarannya lebih sempurna maka otomatis berpengaruh pada bahan bakar yang digunakan akan lebih irit dari mesin motor yang masih memakai karburator karena komponen injector biasanya dibekali setelan pemrograman yang sudah sesuai standard pabrikan. Pihak Pabrik sendiri akan menyetel ECM pada motor yang sudah sesuai kebutuhan, itulah yang membuat bahan bakar minyak lebih irit.

3. Penyetelan pada injection tidak diperlukan
Tidak diharuskan melakukan penyetelan berulang karena pengolahan AFR sudah di kontrol langsung oleh perintah komputer melalui ECM atau kepanjangan dari Electronic Control Module sesuai dengan standard pabrik yang hanya akan bisa diubah apabila menggunakan software khusus pada komputer anda.

4. Service tidak diharuskan
Apabila kendaraan anda sudah menggunakan sistem pembakaran injeksi maka tidak perlu repot repot ,untuk membersihkan anda cukup menyemprotkan injector cleaner pada lubang busi dan selesai. Berbeda dengan Mesin motor yang memakai karburator, tentu harus rutin melakukan service minimal 1X 2 bulan.

Petunjuk Pada Cara Kerja Mesin Motor Fuel Injection Secara Lengkap


Cara Kerja Mesin Motor Fuel Injection
Cara Kerja Mesin Motor Fuel Injection
Sebelum kita masuk pada cara merawat mesin motor injection, ada baiknya kita mengerti terlebih dahulu tentang sistem kerja mesin motor fuel injection yang terdiri dari tiga system utama, antara lain:
1. System bahan bakar
2. System induksi udara
3. System control elektronik.

1. Tentang sistem bahan bakar
Sistem Bahan Bakar berfungsi untuk menyalurkan bahan bakar dari tangki ke ruang bakar, dan terdiri dari beberapa komponen, antara lain:
  • Pompa Bahan bakar
Komponen ini memiliki fungsi untuk menyalurkan bahan bakar dari tangki ke injektor. Pompa bahan bakar yang digunakan adalah pompa bahan bakar listrik
  • Fuel pulsation damper
Komponen ini berfungsi sebagai penyerap perubahan tekanan pada saluran tekanan karena adanya injeksi. Tekanan bahan bakar dalam intake manifold dipertahankan oleh pressure regulator.
  • Pressure Regulator
Komponen ini berfungsi untuk mengatur tekanan bahan bakar ke setiap injektor. Jumlah bahan bakar yang di injeksikan diatur oleh sinyal yang di berikan ke injector sehingga tekanan harus tetap pada tiap-tiap injketor.
  • Injektor
Komponen ini merupakan nozzle elektromagnetik yang kerjanya dikontrol oleh computer.Injektor dilengkapi dengan heat insulator pada saluran masuk atau pada kepala slinder yang dekat dengan lubang pemasukan
  • Cold start injektor 
Komponen ini berfungsi untuk menyuplai bahan-bahan pada saat suhu motor masih rendah dan sudah dipasang dibagian tengah ruangan udara masuk.Injektor bekerja hanya pada saat start bila temperatur air pendingin di bawah 220 Celsius pada sepeda motor.

2. Tentang sistem induksi udara
Sistem induksi udara berfungsi untuk menyediakan sejumlah udara yang diperlukan untuk pembakaran yang terdiri dari:
  • Therottle body
Therottle body terdiri atas katup therottle untuk mengontroludara masuk,sebuah system by pass udara yang mengatur aliran udara pada putaran idle dan sebuah therottle position sensor untuk menyensor kondisi terbukanya katup therottle.
  • Katup udara
Katup udara di gunakan untuk fast idle yang bekerjanya oleh bimetal dan heat coil motor dalam keadaan dingin.Katup udara di pasangkan pada permukaan samping kanan slinder.Jika putaran fast idle selama pemanasan tidak stabil atau rendah maka hali ini antara lain disebabkan oleh kesalahan pembukaan katup udara.
  • Air flow meter
Air flow meter mendeteksi jumlah udara yang masuk dan mengirimkan sinyal ke computer yang menentukan dasar jumlah injeksi.Air flow meter terdiri atas plat pengukur,pegas kembali ,baut penyekat campuran idle,sensor udaa masuk dan switch pompa bahan bakar.
  • System Kontrol Elektronik (ECU)
Sistem Kontrol elektronik mempunyai bermacam-macam sensor yang terdiri atas air flow meter,Sensor air pendingin,sensor psisi katup gas,sensor udara masuk,sensor gas tekan,dan sensor tekanan mesin.Perangkat ini akan menentukan lama kerja injector.Kelengkapan yang lain adalah main relay yang menyediakan sumber arus listrik ke computer.Circuit opening relay yang mengontrol kerja pompa bahan bakar dan sebuah resistor yang menstabilkan kerja injector.

3. Tentang sistem control elektronik
Secara garis besar fungsi dari masing-masing komponen sistem, antara lain:
  • ECU/ECM
Merupakan alat sensor yang menerima dan menghitung seluruh informasi/data yang diterima dari masing-masing sinyal sensor yang ada dalam mesin.
  • MAP (Manifold absolute pressure) sensor
Merupakan kmponen sensor yang memberikan sinyal ke ECU berupa informasi (deteksi) tekanan udara yang masuk ke intake manifold
  • IAT (Engine air temperature) sensor
Ini merupakan sensor yang memberikan sinyal ke ECU berupa informasi (deteksi) tentang suhu udara yang masuk ke intake manifold.
  • TP (Throttle Position) sensor
Komponen ini merupakan komponen yang memberikan sinyal ke ECU berupa informasi (deteksi) tentang posisi katup throttle/katup gas.
  • Engine oil temperature sensor
Komponen sensor ini adalah komponen yang memberikan sinyal ke ECU berupa informasi (deteksi) tentang suhu oli mesin.
  • Bank angle sensor
Komponen ini merupakan sensor sudut kemiringan. Pada sepeda motor yang menggunakan sistem EFI biasanya dilengkapi dengan bank angle sensor yang bertujuan untuk pengaman saat kendaraan terjatuh dengan sudut kemiringan minimal sekitar 550, itulah petunjuk tentang cara kerja mesin motor fuel injection secara lengkap.

Petunjuk Pada Cara Merawat Mesin Motor Fuel Injection Secara Lengkap


Ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk merawat mesin motor fuel injection secara lengkap, antara lain:
Petunjuk pada cara merawat mesin motor fuel injection
Petunjuk Cara Merawat Mesin Motor Fuel Injection

  • Selang Saluran Bahan Bakar
Injektor memiliki fungsi yaitu menyemprotkan kabut bahan bakar dengan tekanan tinggi ke mesin yang takaran dan waktunya diatur oleh piranti Electronic Control Unit (ECU).
Komponen tersebut selain berperan penting dalam menentukan proses pembakaran di ruang bakar mesin , komponen tersebut juga sangat menentukan boros tidaknya komsumsi bahan bakar yang digunakan pada sebuah motor.Namun ketepatan sistem kerja itu juga tergantung komponen lain, termasuk selang dan pompa bahan bakar.
Bila Selang kotor ataupun bocor maka kinerja injektor tidak akan menjadi maksimal.Oleh karena itu selang wajib selalu di periksa setelah motor menempuh jarak 2000 kilometer.
  • Pompa Bahan Bakar.
Jika anda mempunyai motor injeksi baik itu supra x revo atau motor lainya yang sudah menggunakan sistem injeksi dan telah lebih dari 50.000 kilometer atau kelipatanya, maka sebaiknya anda melakukan pemeriksaan pada pompa bahan bakar. untuk mendeteksi gejala masalah di komponen tersebut anda bisaa melakukan dengan cara, yaitu menghidupkan mesin motor di tempat yang tidak bising , selanjutnya anda dengarkan bagian tangki apakah ada suara mendenging atau mendesing. Jika terdengar suara mendesing ini berarti Filter Fuel Pump tergantung.
Bila hal tersebut terjadi,maka anda bisa membersihkan dan sekaligus menguras tangki bahan bakar . Dengan cara tersebut anda akan mendapatkan hasil yang maksimal agar fuelk pum tidak terganggu.
  • Pastikan Ketepatan Posisi Klep Injektor.
Meski waktu dan tekanan ke klep di atur oleh komponen yang dinamakan dengan ECU( yang sudah di program oleh pabrikan ).Namun ,tak jarang posisi klep akan mengalami perubahan karena berbagai faktor penyebab.
Oleh karena itu ,agar kinerja injektor benar benar maksimal , maka pastikan bahwa klep berada di posisi yang tepat , artinya ,tidak terlalu renggah dan juga tidak terlampau rapat.
Bila Terlalu renggang maka asupun bahan bakar ke komponen tersebut berlebih dan sebaliknya bila terlalu rapat akan mengakibatkan semprotan kabut bahan bakar ke ruang bakar juga tidak ideal seperti takaran dari pabrik.
So, Hasil proses pembakaran menjadi tidak sempurna dan tenaga mesin menjadi loyo atau motor menjadi boros untuk bahan bakarnya.
  • Periksa Rutin Busi dan Bersihkan Filter Udara.
Busi merupakan sebuah komponen motor yang berfungsi untuk pemantik api yang dibutuhkan saat proses pembakaran di ruang bakar.Ketepatan pantikan api yang di hasilkan busi dengan semburan bahan bakar (bensin) yang bercampur udara di ruang bakar sangat menentukan sempurna tidaknya proses pembakaran.
Proses pembakaran yang tidak sempurna akan menjadikan proses tidak maksimal dan juga menjadikan bahan bakar mubazir, tenaga dari mesin pun loyo,Oleh karena itu bersihkan busi selalu agar pantikan api sempurna selain itu atur ulang tingkat kerenggangan sumbu dan katub busi.
Begitu juga dengan filter udara , Bila filter kotor maka anda bisa segera bersihkan sedangkan bila sel sel kerta telah sangat kotor atau rusak lebih baik anda segera melakukan pergantian dengan yang baru.
Yang perlu anda ketahui, filter yang rusak atau kotor maka akan menjadikan hembusan udara ke ruang bakar menjadi terhambat.Padahal kesempurnaan proses pembakaran di ruang bakar mesin tersebut sangat ditentukan oleh komposisi yang ideal antara udara dan juga bahan bakar.
  • Rawat ECU Dengan Baik
ECU atau singkatan dari Electronic Control Unit adalah ota yang mengatur keseluruhan unit injektor , baik takaran bahan bakar yang akan di semprotkan maupun bukan tutup klep injektor.Sehingga bila komponen ini terganggu maka akan menyebabkan kinerja injektor tidak akan berjalan dengan baik .Satu diantaranya misalnya seperti semburan bahan bakar yang tidak sesuai dengan takaran.Dari hal tersebut maka akan berakibat stationer mesin menjadi tidak stabil. Bila tingkat kerusakan yang terdapat pada komponen ECU telah parah, maka kendaraan tidak akan bisa dijalankan alias Mogok. Untuk Kerusakan yang terjadi pada ECU sendiri ada beberapa penyebab,diantaranya yaitu seperti gangguan kelistrikan karena over suppley, voltase sumber kelistrikan rendah,korsleting dan lain sebagainya.

Oleh karena itu sangat di anjurkan untuk secara rutin memeriksa kabel pada kelistrikan .Bila anda melakukan modifikasi yang memerlukan tambahan asupan tenaga listrik sebaiknya anda pikirkan ulang efeknya ke sistem kelistrikan,coba anda tanyakan pada bengkel modifikasi apa yang akan terjadi bila asupan tersebut digunakan untuk komponen aksesoris lainya dan pastikan bahwa aksesoris tambahan tersebut tidak berpengaruh ke sistem kelistrikan yang akan menganggu ECU. Dan jika ini adalah artikel yang bermanfaat jangan lupa untuk membaca tentang petunjuk dan cara memperbaiki motor injection yang mogok.

Dari semua Petunjuk terbaik pada cara kerja dan cara merawat mesin motor Fuel Injection secara lengkap, saya mengharapkan bahwa anda mengerti sekarang dan otomatis tidak akan ragu lagi untuk memiliki atau membeli motor fuel injection karena sangat banyak keunggulan dan keuntungan bagi stiap pengendara motor.

Sekian dan semoga artikel ini bermanfaat.

Senin, 18 Juli 2016

Proses Pemeriksaan Pengapian CDI Motor Shogun 110 Rusak Tidaknya


 Pengapian CDI Motor Shogun 110
CDI Motor Shogun 110
Proses pemeriksaan pengapian CDI Motor Shogun 110  rusak tidaknya, merupakan hal yang sangat penting untuk dipahami pada setiap mekanik bengkel dan tidak menutup kemungkinan pada setiap yang memiliki kendaraan bermotor, karena kita tidak tahu dimana tempat, kapan motor kita akan mengalami kerusakan dan terlebih kerusakan pada CDI motor khususnya motor shogun 110. Sebelum saya lanjutkan, ada baiknya kita mengerti apa fungsi CDI pada sepeda motor. Dimana kita ketahui bahwa CDI merupakan salah satu bagian yang tidak bisa dipisahkan atau ditiadakan pada pengapian sepeda motor yang berfungsi untuk menghantar percikan spool pengapian menjadi tegangan yang lebih tinggi yang mentransfer pengapian tersebut ke Coil dan dilanjutkan ke Busi menjadi percikan api yang normal dan stabil, kalau kita amati bahwa sama fungsinya dengan condensor yang masih memakai sistem pengapian memakai Platina, cuma dengan kecanggihan alat sparepart yang diciptakan sekarang ini menjadi lebih mudah proses pengaturan pengapiannya karena tidak perlu ada setting platina lagi, dengan arti langsung CDI dibuat lebih sempurna dari sebelumnya, makanya setiap mekanik motor diharuskan mengerti Proses pemeriksaan pengapian CDI Motor Shogun 110  rusak tidaknya dan tidak menutup kemungkinan bagi setiap pengendara bermotor.


Ada beberapa hal yang harus diperhatikan jika ingin mengetahui kerusakan pada sepeda motor khususnya CDI motor supaya benar dan terbukti bahwa CDInya yang rusak, saya mengharapkan nantinya setelah saya uraikan setiap tahap demi tahap jangan sampai ada yang terlampaui, karena ini adalah rincian lengkap sesuai dengan pengalaman saya tentang Proses pemeriksaan pengapian CDI Motor Shogun 110  rusak tidaknya, saya yakin melalui penjelasan ini, anda akan segera mengetahuinya.

Tahap Demi Tahap Pemeriksaan Pengapian CDI Motor Shogun 110 Rusak Tidaknya


Sistem Pengapian CDI Motor Shogun 110
Sesuai penjelasan dibawah ini saya akan uraikan satu per satu setiap tahap yang dilakukan pada Proses pemeriksaan pengapian CDI Motor Shogun 110  rusak tidaknya, Antara lain:

1. Untuk memulai proses pemeriksaan pengapian ada tidaknya pada motor tersebut kita langsung buka palak busi dan tempelkan kabel Coil ke massa/body dengan memberi jarak kabel Coil dengan Massa # 1/2 cm, jika percikan apinya ada maka pengapian motor bagus, dan jika tidak ada maka proses pemeriksaan selanjutnya kita lakukan, Proses ini dilakukan hanya untuk memastikan saya ya!!.

2. Jika di tahap awal tidak menimbulkan percikan api, maka lakukan pemeriksaan dimulai dari spool. Dari pengapian spool coba periksa kabel warna putih untuk api cas dan warna kuning untuk lampu, pastikan bahwa percikan api ada, lakukan pengecekan percikan api seperti di poin nomor 1 sambil engkol(kick starter) dalam posisi mesin berputar.

3. Jika percikan api ada maka proses selanjutnya adalah pemeriksaan kabel yang keluar dari colokan kiprok(regulator), mohon dipastikan bahwa colokan kabel kiprok terpasang. Kemudian periksa kabel warna merah apakah mengeluarkan percikan api atau tidak, pemeriksaan percikan api sama prosesnya seperti tahap sebelumnya. Seandainya pecikan apinya tidak ada maka mohon ganti kiproknya dan jika ada percikan apinya maka kita lanjut ke proses berikutnya. Catatan tentang kabel warna merah dari kiprok adalah untuk mengecas aki dan juga kabel tersebut yang menuju ke kunci kontak ON OF motor.

4. Proses berikutnya setelah kabel warna merah ada percikan api adalah hidupkan Kunci kontak(ON), kemudian coba cek kabel warna orange yang ada di kunci kontak, lakukan pengecekan seperti tahap-tahap sebelumnya, jika tidak ada percikan api maka berarti Kunci kontaknya rusak, dan jika dipastikan ada percikan api maka kita lanjutkan dengan proses berikutnya.

5. Selanjutnya adalah langsung kita masuk pada colokan kabel yang ada di CDI shogun 110, dimana proses ini adalah coba periksa kabel warna orange di colokan CDI shogun110 tersebut, jika tidak menimbulkan percikan api berarti kabelnya ada yang putus tengah, tetapi jika percikan api ada berarti anda telah sukses dari setiap tahap yang telah saya uraikan tersebut.

6. Tahap selanjutnya adalah pemeriksaan warna kabel colokan CDI, untuk pemeriksaan ini harus dipastikan bahwa colokan kabel ke CDI sudah terpasang dan kemudian coba anda periksa percikan api di kabel warna Biru list Putih yang menuju ke Coil, Jika percikan apinya tidak ada maka berarti CDInya Rusak dan saran saya jangan ditunda lagi untuk menggantinya dengan CDI yang Baru dan usahakan Beli CDI merek SGP atau setidaknya merek Indopart supaya tahan lama dalam pemakaiannya. Dan tidak menutup kemungkinan jika percikan apinya ada di kabel warna biru list putih maka sesuai dengan proses pemeriksaan di poin nomor satu tidak bisa dielakkan lagi bahwa positif Coil yang Rusak pada motor shogun 110 tersebut.

Saya yakin dengan uraian penjelasan diatas sangat tidak mempersulit pemahaman anda dan saya yakin dengan melakukan setiap proses tahap demi tahap diatas maka proses pemeriksaan pengapian CDI Motor shogun 110 rusak tidaknya akan terjawab kepastiannya.
Beberapa artikel yang berhubungan dengan pengapian Motor bisa anda baca disini, antara lain:
1. Rangkaian Pemeriksaan Lampu depan Motor Honda
2.  Rangkaian Pemeriksaan Lampu Sein Motor Honda
3. Sistem dan fungsi pengapian sepeda motor Honda 4 Tak
4. Penjelasan lengkap Rangkaian sistem pengapian sepeda motor untuk yamaha

Demikianlah artikel Proses pemeriksaan pengapian CDI Motor Shogun 110  rusak tidaknya, mudah-mudahan bisa membantu bagi setiap pembaca.